Diduga Galian Ilegal Merusak Jalan Desa, Dikeluhkan Warga Desa Lawangan Agung

banner 468x60
Share disini :

CAKRAWALA NUSANTARA. CO. ID | KABUPATEN LAMONGAN–Ramai Warga Desa Lawangan Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan diakibatkan banyaknya truck mengangkut material galian tanah yang diduga ilegal, yang diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan pengurukan pembangunan pabrik, di Desa Sukobendu Kecamatan Mantup.

 

“Jika panas material sisa pengakutan baik di truck maupun yang jatuh di jalan akan menimbulkan abu dan membuat jalanan menjadi berdebu. Jika hujan jalanan akan menjadi licin dan berlumpur dan susah dilewati, jika nanti sampai jalannya tidak diperbaiki kita akan Demo,”ucap warga yang engan sebut namanya.

 

Dalam pantauan media ini, terlihat jelan aktivitas truck pengangkut tanah galian dan alat berat Eksfakator atau beko dilokasi serta juga terlihat jelas, jalan Desa yang dilalui oleh kendaraan truck bermuatan rusak parah.

 

 

Penelusuran awak media ini juga bertemu dengan pemilik tanah atau lahan yang dikeruk dilokasi menyampaikan,”saya ini aslinya Dali mempunyai tanah di Lawangan ini, serta awalnya pengerukan tanah ini dari pak Athekan selaku (Kasun) Kepala Dusun, saya pasrahkan kepada Pak Kasun semuanya, dan pesan pak Kasun kalau ada apa-apa saya saja yang mengurus. Kata Abdul Ghani yang mempunyai lahan tersebut.

 

Sementara itu Pemdes setempat berinisial (A) saat dikonfirmasi membernarkan adanya kegiatan tersebut, dan sudah ada kesempakatan antara pelaksana yang berinisial (K) dengan pemerintahan Desa, dalam pernyataan pihak pelaksana bertanggung jawab atas kerusakan jalan akibat kegiatan tersebut, yang bermaterai setelah ada komplain dari warganya.

 

 

“Ya benar ada kegiatan galian tanah di kebun sawah desa kami, dan kami juga mendapatkan teguran sama warga masyarakat desa saya. Kami selaku Pemdes Desa Lawangan Agung, sudah memanggil pihak pelaksana yang berinisial (K) untuk siap bertanggung jawab atas kerusakan jalan didalam kampung, akibat dampak dari kegiatan tersebut, yang bermaterai, dan tidak ada izin apapun setahu saya dalam kegiatan tersebut.”Pungkas (A) perwakilan pemdes Desa Lawangan Agung.(Tim/Red):

Sumber: Kusnadi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.