Ketua DPD SKPPHI Turun Langsung diDesa Daandung Terkait Pembuangan Bayi Baru Lahir Ditengah Hutan

banner 468x60
Share disini :

Cakrawalanusantara.co.id | Surabaya – Ketua DPD SKPPHI Jatim ( Studi Kebijakan Publik Penegakan Hukum Indonesia ) didampingi Sekjen DPC Sumenep Verri Iswahyudi dan rekan – rekan Media turun langsung dilokasi kejadian tempat pembuangan bayi yang baru lahir ditengah hutan, Daandung, Kanganyan. Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur Minggu ( 08 Mei 2022).

Dalam kesempatan itu Yulinda Tan selaku ketua DPD SKPPHI Jatim menegaskan bahwa bentuk bentuk tindakan pidana seperti pembuangan bayi yang dilakukan oleh warga Desa Daandung tidak boleh terulang kembali, lantaran tindakan yang tidak terpuji ini selain melanggar hukum juga dapat menjerumuskan siapapun yang berbuat sama seperti yang terjadi sekarang.

Ketua SKPPHI asal Surabaya itu, juga mengapresiasi Polres Sumenep melalui Polsek Kangayan yang begitu cepat mengungkap setiap para pelaku kejahatan yang marak terjadi akhir – akhir ini meskipun hanya dengan 6 personil / anggota di wilayah Kecamatan Kangayan.

Sementara itu Sekjen DPC SKPPHI Sumenep, Verri Karaeng Indonesia 001 sebutan lainnya, juga angkat bicara terkait bayi yang baru lahir namun begitu tega dibuang oleh ibu kandungnya sendiri dari hasil hubungan gelap dengan laki – laki yang masih sebagai tetangganya, kami merasa prihatin dan ikut teriris rasanya disaat mendengar kejadian ini, kami berharap kepada seluruh masyarakat Kepulauan Kangean untuk tidak melakukan hal – hal atau tindakan yang melanggar hukum, apalagi perbuatan tercela seperti tindakan asusila dan Narkotika, karena dua hal ini adalah musuh Negara dan tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Jika senantiasa ingin selamat hidupnya didunia hindari dua hal itu perbuatan Asusila dan Narkotika,” Tutup salah satu aktivis jebolan Surabaya itu.(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.