Pesan KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kepada Bopo Jasin Pelestari Adat Tradisi Budaya di Pertapaan Pringgodani

banner 468x60
Share disini :

CAKRAWALA NUSANTARA.CO.ID | SURABAYA–Tuhan Yang Maha Kuasa mempunyai recana pada setiap jiwa manusia dengan proses hukum sebab dan akibat.

Mengapa jiwa kita terlahir dibumi Nusantara, jiwa kita tidak terlahir dinegara yangmg sesuai dengan bangsa dan warna kulit kita, ingat itu semuanya adalah rencana Tuhan Yang Maha Kuasa.

Maka apa bila jiwa kita dilahirkan dinegara yang melahirkan kita, secara logika jiwa kita harus belajar menyatu dengan kepercayaan dan kebudayaan negara yang kita pinjak.

Contoh bila jiwa kita dilahirkan dibumi Nusantara, kita hidup dan mencari nafkah dan kita mati dimakamkan dibumi Nusantara, maka selama kita hidup, harus belajar menyatukan jiwa kita pada kepercayaan dan Kebudayaan yang ada dinegara kita.

“Saya masih ingat leluhur saya yang dilahirkan dinegaranya maka pada usia lanjut dia minta meninggal dinegara kelahirannya, maka dia pulang kenegaranya karena itu kepercayaan dia, dan 1 tahun kemudian dimeninggal dinegaranya.” Kata Ketua Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) Sanggar Pamelengan Jasin Pringgondani (70) saat di konfirmasi awak media, Senin (11/7/2022).

Jasin Pringgodani memaparkan Saya teringat pesan Almarhum KH.Abdul Rahman Wahid ( Gusdur ) waktu naik ke Pertapaan Pringgondani bersama saya.

Lanjut Jasin mengatakan beliau pesan pada saya bahwa langkah saya melestarikan Pertapaan Pringgondani itu tepat sekali, beliau berkata kamu dilahirkan dibumi Nusantara, jiwa kamu harus menyatu dengan kepercayaan dan kebudayaan numi nusantara, jangan melanggar hukum Alam.

Pada suatu hari saya dipanggil oleh Gus Dur ditunggu di Pondok Pesantren Sunan Drajad di Paciran Tuban, dan saya datang bersama saudara ipar saya H Ali, Owner Grup AJBS, setelah saya menghadap Gus Dur, beliau minta saya untuk mendoakan leluhurnya di Pertapaan Pringgondani atas nasehat dari Guru Besar dari Himalaya pada Tahun 2004.

“Maka perintah Gus Dur saya jalani semuanya ada buktinya disaya, pada saat saya bersama Haji Ali dan saya bersama Almarhum Gus Dur Foto disunan Derajad Paciran Tuban Jawa Timur, dengan adanya itu bahwa saya sadar bahwa pesan dari Almarhum Gus Dur , saya jalani dengan tulus dan Ihklas.” Tegas Jasin Pringgodani.

“Maka terbukti beginilah yang terjadi dipertapaan Pringgondani, saya anggap pesan dari deorang Wali Allah yang harus saya jalani.” Imbuhnya.

“Saya sangat berterimah kasih pada Almarhum Gus Dur atas tugas yang diberikan pada saya dan semuanya terbukti.” Ujarnya.

Pertapaan Pringgondani makin jaya dan amai dikunjungi pediarah yang tujuanya semoga Kepercayaan dan Kebudayaan Bumi Nusantara tidak akan musnah digerus dengan kemajuaan zaman tetap abadi sepanjang masa.

“Saya juga selalu berdoa semoga Almarhum KH Abdulrahman Wahid (Gus Dur) jiwanya menempati tempat yang paling mulia, disisi Tuhan Yang Maha Kuasa, sesuai amal ibadah lahir dan batinnya.” Pungkasnya. (Tim/Red)

Sumber : Jasin Pringgodani

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.